Yang Baik Untuk Berkegiatan Di Rumah

By Yuniar Djafar - Mei 01, 2020


- Gambar oleh Alexas Foto dari Pixabay -


Bismillah.

Hai, hai... Berkegiatan di rumah... Hmm, butuh apa, ya? Kalau saya sih, butuh apa saja, tergantung kegiatannya. Saya pikir yang lain pun begitu juga,kan, ya? Di rumah, jika dihubungkan dengan kegiatan, ragam peralatannya bakal gak kalah dengan yang dibutuhkan untuk mereka yang bekerja di kantor. La, wong, gimana... Kegiatan rumah itu mulai dari pagar halaman sampai kamar mandi bahkan ada yang sampai halaman belakang. Padahal sebelum sampai pada kamar mandi atau kamar belakang itu musti lewati kamar dengan perabotnya masing-masing. Ada berapa item itu? Semakin panjang daftarnya bakal semakin beragam alat yang dibutuhkan. Apalagi kalau sudah sampai dapur. Hahaha...

Tapi memang ada juga yang pakai alat sederhana dan cuma satu. Iya, cuma, satu dan itu bisa menyelesaikan semua pekerjaan. Apa itu? Perintah!  Sayangnya itu hanya berlaku untuk "kalangan terbatas", tidak buat saya. 😄

Tapi baiklah, karena sudah sepakat untuk setor tulisan, saya mulai...

Kalau di rumah lagi pengin bikin tulisan buat saya yang afdhol itu laptop. Kalau bikin tulisan di ponsel saya pikir tidak leluasa. Di ponsel saya biasanya ambil data atau bahan tambahan buat tulisan karena di situ saya instal instagram dan whatsapp. Hihihi, ada yang geli? Maklum ini kan, manula yang kerja... 😄

Kalau untuk kerja yang lainnya, bersih-bersih misalnya, saya pikir saya sama saja dengan yang lain. Bedanya mungkin yang lain serba elektronik, kalau saya tidak canggih-canggih amat. Lebih banyak yang pakai versi manual. Saya tidak pakai vacuum cleaner melainkan sapu dan sikat biasa. Na, kalau sikat untuk bersihkan karpet saya pakai sikat bulu sintetis tapi kalau untuk yang bersihkan lantai kamar mandi saya pakai yang ijuk. Bahan ijuk jelas lebih ramah lingkungan. Kalau yang "mbrodholi" (bahasa jawa artinya lepas/terlepas. Mbrodholi digunakan untuk menjelaskan sekumpulan benda sejenis yang berada dalam area yang sama atau ikatan.) berbahan ijuk aman karena mudah tersapu air. Kalau yang berbahan plastik saya pernah coba, waktu helai sikatnya lepas aduh... Jadi bikin tambah repot. Kita musti ambil satu-satu dan buang ke tempat sampah. Kalau tidak, saluran pembuangan bisa tersumbat.

Untuk peralatan dapur pun begitu, tidak ada yang memiliki kekhusus-an. Mau omong apa lagi? Hihihi, gak penting-penting amat ya, untuk dibicarakan? Masalahnya kegiatan rumah saya biasa saja. Standar, tidak ada yang membutuhkan kecanggihan sehingga bisa dijadikan bahan tulisan. Tapi, sepertinya ini juga karena keterbatasan kemampuan menulis saya. Saya tidak bisa menggunakan angle yang bisa bikin menarik tulisan. Kalau yang pinter, bahan biasa bisa jadi tulisan luar biasa. Iya, kan? 
Eh, tapi..., jangan-jangan saya gagal paham ya, dengan tema tulisan yang disodorkan? 
















  • Share:

You Might Also Like

0 komentar