DRESS CODE DAN SHIBORI

Reuni dengan dress code? Bolehlah untuk bersenang-senang bersama sepanjang tidak menjadi tradisi. Artinya cukup sesekali saja. Ini ada teman mantu. Kalau orang mantu biasanya pihak  shahibul hajat kan, ya, yang pakai seragam? Nah, ini karena seperti yang saya bilang untuk bersenang-senang maka  tamu undangan pun ikut bikin seragam. :))

Yang punya hajat sebenarnya teman SD. Dan ceritanya sebagian teman SD adalah teman SMA juga. Na, teman SMA kami ada yang punya usaha bikin kain dengan teknik lipatan Jepang itu. Memang saat itu kain Shibori lagi nge-hit. Jadilah singkat cerita teman-teman SD yang lain pun sepakat untuk bershibori ria. 

Pada awalnya kami dikirimi foto macam-macam motif Shibori. Terpilihlah beberapa motif dengan warna sesuai pilihan masing-masing. Model bajunya bebas. Pokoknya suka-suka, mau dimodel apa saja silakan as long as wearing shibori. Bersenang-senang dengan membuat orang lain senang kan, gak ada salahnya. Kami senang, shahibul hajat senang, teman yang produksi Shibori senang, Alhamdulillah. 

Jadilah di acara itu kami nampak bagai sekumpulan orang yang sedang reuni. Tapi it's OK, ngiras-ngirus namanya. Sambil menyelam minum air. Mendatangi resepsi pernikahan sekaligus reuni. 

















Komentar

Postingan Populer